Kaprodi dan Sekprodi STIQSI Raih Hibah Penelitian Dosen pada LITAPDIMAS KEMENAG RI 2024

Pada program hibah penelitian dosen, oleh LITAPDIMAS (Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kementrian Agama Republik Indonsia tahun 2024. Ketua beserta Sekretaris Prodi IAT STIQSI telah mencapai keberhasilan sebagai penerima dana hibah penelitian tersebut. Berlandas pada Tridharma Perguruan Tinggi, bahwa tugas sebagai dosen tidak hanya mengajar, Namun juga melakukan penelitian dan pengabdian. Al-Ustadh Arwani Rofi’i, Lc., M.Ag dan al-Ustadhah Fuji Lestari, S.Th.I., M.Ag pun berusaha mengamalkan tridharma tersebut.

“Menjadi Peneliti ini, saya lebih sadar bahwa ada banyak sekali tema penelitian yang harus kita up dalam massa sehingga mampu meningkatkan kualitas” ujar motivasi besar oleh ustadhah Fuji. Serupa dengan al-Ustadh Arwani, “Program penelitian ini mampu membuka eksplorasi isu-isu relevan yang berdampak positive bagi masyarakat luas”, ucap motivasi ustadh Arwani.

Keberhasilan al-Ustadh Arwani dalam program ini, merupakan keberhasilan kedua selama dua tahun ini berturut-turut, dengan judul penelitian “Peningkatan Kemampuan Baca Kitab Kuning Melalui Metode Manhaji di Pondok Pesantren Darun Nuhat Petiyin-Solokuro-Lamongan”. Pengerjaan proposal penelitian yang kurang lebih dua bulan ini, mencoba memberikan sumbangsih baru dengan digunakannya metode manhaji yang berbeda dengan metode-metode sebelumnya dalam peningkatan kemampuan baca kitab kuning.

Adapun keberhasilan yang diraih oleh al-Ustadhah Fuji pada tahun ini bukanlah percobaan yang pertama kali dilakukan, melainkan percobaan kedua kalinya. Proposal penelitian yang dikerjakan selama satu setengah bulan ini berjudul ” Internalisasi Nilai Tafaqquh Fi al-Din melalui Kajian Kitab Hadis Shahih al-Bukhari di Masjid Nurul Wafa’ Lamongan”. Poin besar yang dibahas dalam penelitian ini adalah mengungkap sejauh mana masyarakat yang tergabung di Masjid Nurul Wafa’ menghadapi tantangan untuk menjaga akar spiritual dan nilai-nilai Islam dan kajian kitab Hadis Sahih Al-Bukhari menjadi solusi konkret.

Dengan dilakukannya penelitian pada program tersebut, Kaprodi IAT STIQSI berharap mampu memperkuat posisi STIQSI dalam bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, “dan yang paling penting juga, penelitian ini dapat menjadi referensu bagi pengajar dan institusi Pendidikan”, Ucap harapan besar Ustadz Arwani.

Reporter : Lutfiya Nurmayanti

Share

KABAR TERKAIT

Research Day Eps-21 Awali Program STIQSI Pasca Lebaran

Lamongan-Pasca libur Hari Raya Idul Fitri, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIQSI Kembali menggelar agenda bulanan Research Day episode ke-21 (31/3/2026). Agenda ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan

Scroll to Top