
Kamis 26 September 2024 Divisi kesehatan KKN – PAR STIQSI menyelenggarakan salah satu dari program kerjanya yakni penyuluhan kesehatan dengan tema “Gizi Seimbang dalam Pencegahan Stunting” dengan pemateri Ibu Nailul Riska S. Gz. Acara yang dibuka langsung oleh MC yaitu Noor Amalia tepat pada pukul 09.30, meski terlambat setengah jam dari jadwal awal namun acara berjalan dengan lancar hingga akhir dan para tamu undangan juga sangat antusias dalam mengikuti acara seminar kesehatan ini.
Adapun alasan yang melatarbelakangi adanya tema ini di seminar kesehatan desa Bogobabadan kali ini yakni, terdapat beberapa anak di desa Bogobabadan yang mengalami stunting, dan belum pernah ada program menganai penyuluhan kesehatan tentang pemahaman akan penting nya gizi seimbang untuk pencegahan stunting kepada masyarakat. Oleh karena itu dari beberapa kali survei yang telah dilakukan akhirnya divisi kesehatan memutuskan untuk mengambil tema tersebut.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis pada anak, hal ini nantinya akan memiliki dampak jangka panjang yang serius. Oleh karena itu pencegahan stunting dapat dilakukan ketika masa awal kehamilan. Dengan menjaga gizi seimbang, mengkonsumsi makan-makan yang memiliki gizi. Resiko stunting dapat terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan yakni dari awal kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
Adapun penyebab stunting yang disampaikan oleh ibu Nailul Riska pada acara seminar kesehatan yang pertama yakni kurangnya asupan gizi selama hamil, dan yang kedua yakni kebutuhan gizi anak kurang tercukupi. Adapun faktor lain penyebab stunting yakni kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi sebelum hamil, saat hamil, dan setelah melahirkan. Maka dari itu harapan dari divisi kesehatan acara seminar kesehatan dengan tema gizi seimbang dalam pencegahan stunting dapat menjadi wadah bagi ibu-ibu desa Bogobabadan dan kita semua untuk berbagi ilmu, pengalaman serta solusi dalam menghadapi tantangan gizi ditengah masyarakat saat ini.
Reporter: Adisty Norma




