
Tujuan dari diadakannya Monev KKN adalah untuk melihat seberapa persen sebuah program berjalan efektif. Monev untuk KKN ke-III di desa Kalitengah tahun ini dijadwalkan pada hari selasa tanggal 4 Oktober 2022, tepatnya KKN telah berlangsung selama 4 hari. Akan tetapi, diundur hingga hari rabu tanggal 5 Oktober 2022, disebabkan suatu hal, yaitu pembelajaran dan penyamaan bahan ajar serta metode mengajar yang diikuti oleh seluruh guru bahasa Arab di Pondok Pesantren Al-Ishlah, termasuk diantaranya para DPL.
Walaupun acara monitoring dan evaluasi program kerja peserta KKN ke-III diundur pada hari berikutnya, acara tersebut tetap berjalan sebagaimana mestinya. Acara dilaksanakan di posko KKN putri, dan dibuka oleh ustadzah Anis Ulfiyatin, S.Sos., M.Sosio selaku ketua LPPM sebagai formalitas acara. Dilanjutkan dengan seluruh dosen ikut serta mengevaluasi para peserta KKN, dengan pembagian masing-masing dosen dan tata pamong mengevaluasi dua peserta, sehingga proses evaluasi dapat berjalan dengan cepat, baik, lancar, jujur dengan suasana yang santai dan terbuka.
Acara tersebut ditutup dengan pesan dari ketua STIQSI yaitu ustadz Piet Hizbulah Khaidir, S.Ag., M.A. Sebelumnya beliau sempat menyampaikan bahwa program kerja yang diadakan oleh para peserta KKN ke-III berjalan dengan baik, rata-rata capaian 75-80% melihat dari lembar monitoring yang telah diisi para peserta. Kemudian yang paling penting dari pesan beliau adalah bahwa dari terlaksananya program-program KKN yang akan segera berakhir, akan didapatkan dua kesimpulan, yakni yang pertama adalah program selanjutnya akan berjalan dengan biasa dan tidak maksimal, dan yang kedua adalah program selanjutnya justru akan dikerjakan lebih semangat dan maksimal, dengan harapan akan membawa manfaat yang besar tidak hanya bagi peserta KKN itu sendiri, akan tetapi juga pada seluruh warga Kalitengah.
Sebagai penutup, semuanya berdoa dengan dipimpin oleh Ustadz Arromu Harmuzi, M.Pd.I selaku Waka I bagian Kurikulum. Dengan harapan program-program selanjutnya dapat diperkenankan dan diridhoi Allah SWT. Dan kemudian apa-apa yang menjadi akhir dari sebuah usaha dapat tetap diterima dengan ikhlas oleh diri kita masing-masing.
Reporter : Nur Islamiyah




