
Divisi kesehatan memiliki salah satu proker yaitu membantu terlaksananya posyandu balita di Balai Desa Bogobabadan. Posyandu balita ini dilaksanakan sebulan sekali di tanggal 20 an. Bertepatan dengan hadirnya KKN dari Stiqsi, posyandu balita ini dilaksanakan.
Terdapat beberapa tahap dalam kegiatan posyandu kali ini, yakni pertama ibu mendaftar dulu namanya dan nama anaknya, kedua anaknya diukur berat badan, tinggi badan dan lingkar lengan untuk kemudian direkap oleh petugas posyandu, ketiga, anak yang umurnya 1-2 tahun diberi obat cacing 1 tablet diminum ½ sedangkan anak diatas 2 tahun minum 1 tablet secara langsung.
keempat, bagi ibu yang mempunyai anak dibawah usia 2 tahun maka harus mengumpulkan buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) untuk mendapatkan pemeriksaan dari Bu bidan, kelima, sembari menunggu gilirannya ibu dan anak menunggu terlebih dahulu di antrian, keenam, ketika diperiksa ada beberapa anak yang disuntik imunisasi ada yang tidak tergantung tabel pelayanan imunisasi di buku, ketujuh, ibu dan anak diperbolehkan pulang dan anak dikasih susu indomilk, 6 butir telur puyuh dan katul.
“Kebanyakan anak-anak yang melakukan pemeriksaan dapat tetes polio” ujar Bu Masruroh selaku bidan di desa Bogobabadan. Ada anak yang ketika diukur berat badan maupun tinggi badan nangis tidak mau ada juga yang antusias. Tapi dari semuanya paling tidak tega anak yang menangis gara-gara disuntik vaksin
Reporter : Suhailah Kurnia Sari




