Renungan Qur’ani Menjelang Iftar: Kajian Tafsir Tematik edisi Spesial Bulan Ramadhan

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1446 H, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIQSI kembali menyelenggarakan kegiatan Research day edisi special, yang diberi judul KISMIS (Kajian Ilmiah al-Qur’an Perspektif Sains Menjelang Iftar). Acara ini digelar pada Selasa, 18 Maret 2025, bertempat di Ruang Rapat STIQSI Lamongan, yang turut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube STIQSI Official, sehingga bisa diikuti oleh khalayak yang lebih luas, baik dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum.

KISMIS edisi Ramadan ini menghadirkan dua pemateri muda yang merupakan dosen dan peneliti internal STIQSI. Acara ini terbagi menjadi dua sesi,Sesi pertama disampaikan oleh al-Ustadz Fajar Islami Human, S.Ag., M.S., dengan judul penelitian “Tafsir Qur’an bil Qur’an dalam Kitab Adwa’ al-Bayan Karya Amin al-Syinqithy.” Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa metode tafsir al-Qur’an bi al-Qur’an, merupakan pendekatan yang sangat penting dalam menjaga otentisitas penafsiran dan kesinambungan makna dalam Al-Qur’an. beliau juga menyoroti keunggulan kitab Adwa’ al-Bayan karya Syekh Muhammad al-Amin al-Syinqithy yang mengembangkan metode ini secara sistematis, serta urgensi pemahamannya dalam konteks kekinian.

Sementara itu, sesi kedua disampaikan oleh al-Ustadzah Ulfatul Halimah, S.Ag., M.Ag., yang membawakan kajian berjudul “Dimensi Unik dalam Penghapusan Dosa: Sebuah Tinjauan Tafsir.” Dalam pemaparannya, beliau mengajak para peserta untuk menyelami ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang konsep dosa dan penghapusannya, baik dari aspek spiritual maupun sosial. Beliau menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya mengajarkan bahwa Allah Maha Pengampun, tetapi juga menyisipkan nilai-nilai psikologis dan moral yang mendorong manusia untuk berubah dan memperbaiki diri. Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum ideal untuk merefleksikan nilai-nilai ini dalam kehidupan nyata.

Acara yang dipandu oleh al-Ustadzah Imelda Rudin Prastika, S.Ag. selaku moderator, telah berjalan dengan lancar, penuh antusias dari audiens dengan pertanyaan-pertanyaan kritis serta apresiasi atas sudut pandang tafsir yang ditampilkan oleh para pemateri. Dalam hal ini, KISMIS menjadi ruang produktif yang menggabungkan kegiatan intelektual dengan spiritualitas Ramadan. Melalui kegiatan ini, LPPM STIQSI ingin memperkuat budaya akademik di lingkungan kampus dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pusat kajian dan refleksi, terutama dalam menjawab isu-isu kontemporer dari perspektif Islam.

Dengan terselenggaranya KISMIS edisi spesial Ramadan ini, STIQSI kembali menegaskan posisinya sebagai kampus riset berbasis nilai-nilai Qur’ani yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter dan spiritualitas sivitas akademika. Ke depan, LPPM berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilestarikan dan dikembangkan dalam skala yang lebih luas, baik di dalam maupun luar kampus.

Reporter: Lutfiya Nurmayanti

Share

KABAR TERKAIT

Research Day Eps-21 Awali Program STIQSI Pasca Lebaran

Lamongan-Pasca libur Hari Raya Idul Fitri, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIQSI Kembali menggelar agenda bulanan Research Day episode ke-21 (31/3/2026). Agenda ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan

Scroll to Top