
Pada agenda Research Day Episode ke-9, Selasa, 14 November 2023. Al-Ustadzah Rosydina Robi’aqolbi, dr., M.Kes, sebagai narasumber agenda tersebut, mengangkat tema penelitian tentang identifikasi potensi dan motivasi belajar pada siswa generasi Z di pondok pesantren al-Ishlah. Beliau menguraikan secara detail hasil penelitian yang telah dilakukan pada siswa-siswa ponpes al-Ishlah.
Awal penelitian tentang potensi dan motivasi belajar pada siswa-siswa ponpes al-Ishlah, bermula dari keluhan beberapa ustadz/ah ponpes al-Ishlah terhadap menurunnya kemampuan akademik para siswa. Juga keluhan kondisi proses belajar mengajar yang kurang kondusif, karena banyak siswa yang tidur di kelas.
Berdasarkan keluhan dari beberapa ustadz/ah ponpes al-Ishlah tersebut. Maka al-Usatadzah Rosydina Robi’aqolbi, dr., M.Kes, melalukan penelitian kualitatif dengan melibatkan beberapa santri al-Ishlah sebagai responden. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini yakni 120 santri dari kelas 3 MA. Terdiri dari 60 siswa dan 60 siswi dari jurusan IPA, IPS dan Agama.
Hasil riset dari semua responden menunjukkan bahwa terdapat 60% siswa-siswa ponpes al-Ishlah kurang menyukai aspek model pembelajaran yang diterapkan disekolah. Serta terdapat 24% menyukai model pembelajaran yang sudah berjalan.
Para siswa-siswi pun lebih menyukai bidang non-akademik dari pada akedemik. Hal ini berdasarkan presentase responden yang menunjukkan 50,8% lebih menyukai bidang non-akademik. Sedangkan para siswa-siswi yang menyukai bidang akademik hanya berjumlah 27,5% saja. Untuk bidang akademik, aspek pelajaran favorit, diperoleh pelajaran Matematika, Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, TIK (Teknologi dan Informatika) dan Sejarah.
Berdasarkan kondisi tersebut, dr. Rosydina Robi’aqolbi mengindentifikasi bahwa generasi Z memiliki karakteristik tersendiri. Yaitu lebih menyukai perubahan dan bersifat independen (mandiri). Serta memiliki kekurangan berupa less focus (kurang fokus). Juga lebih suka dihadapkan dengan teori-teori yang aplikatif.
Hasil penelitian yang telah disampaikan, dapat disimpulkan bahwasanya potensi dan motivasi belajar pada siswa generasi Z di Ponpes Al-Ishlah cenderung dalam bidang non-akademik. Penelitian ini sangat memberikan manfaat dan pencerahan kepada ustadz/ah untuk terus memikirkan cara-cara sistem pembelajaran pada generasi Z.
Al-Ustadzah Rosyidina menuturkan bahwa penelitian tersebut tidak hanya berhenti sampai disini, namun ada proses lanjutan untuk terus lebih meluaskan responden ke seluruh santri Ponpes Al-Ishlah baik dari SMP, MA sampai mahasiswa STIQSI Lamongan.
Reporter : Lutfiya Nurmayanti
Editor : Faiq El Meida




